Panggilin – Semakin merebaknya inovasi dikalangan anak muda terutama dalam bidang teknologi menjadikan kita semua tentu tidak asing dengan perusahaan rintisan atau startup, tapi apakah Anda tahu bahwa terdapat level valuasi startup saat bisnisnya berlangsung?

Semakin banyak pendanaan yang didapat oleh perusahaan startup, maka valuasi startup akan semakin meningkat. Nilai valuasi yang tinggi ini dinilai memiliki akan prospek yang sangat bagus dan tentunya mampu menarik investor lainnya untuk bergabung.

Belakangan ini, banyak anak muda mulai membuat startup sendiri karena prospeknya yang tampaknya menjanjikan. Selama satu dekade terakhir, bisnis startup ini mulai berkembang pesat terutama di Indonesia. Semua bisnis rintisan dalam bisang teknologi ini tentu memiliki level penamaan dalam valuasinya, yaitu sebagai berikut

Baca Juga:Tertarik Jadi Freelancer? Ini 5 Cara untuk Menang Bid dalam Project!

Level Valuasi Startup Paling Rendah: Cockroach

Level pertama sekaligus paling rendah dalam level valuasi startup adalah Cockroach. Perusahaan yang bernama Cockroach ini merupakan perusahaan yang masih kecil atau baru saja berdiri. Sehingga nilai valuasi yang dimiliki oleh perusahaan ini masih tergolong kecil.

Meski nilai valuasinya masih kecil, perusahaan dalam kategori ini biasanya tangguh dan juga aktif dalam mempertahankan perusahaannya.

Yuk Mulai Cari Pendapatan Tambahan dengan Freelance di Panggilin!

Level Ponies atau Kuda Poni

Level valuasi berikutnya adalah level Ponies atau kuda poni ini merupakan istilah yang digunakan untuk perusahaan yang memiliki valuasi hingga USD 10 juta atau sekitar Rp 140 miliar. Perusahaan pada level ini adalah perusahaan yang telah berhasil mengembangkan startupnya.

Jika perusahaan rintisan pada level ini mampu mempertahankan dan meningkatkan nilai valuasinya, maka bukan hal yang tidak memungkinkan bahwa levelnya akan naik lagi karena investor lain tertarik untuk berinverstasi, terutama ketika bisnisnya menarik.

Baca Juga: 3 Alasan Kenapa Logo Menjadi Hal Penting untuk Sebuah Bisnis!

Level Valuasi Startup Tengah: Centaurs

Level valuasi selanjutnya adalah Centaur. Centaur adalah makhluk dalam mitologi Yunani yang memiliki tubuh kuda tetapi berkepala manusia. Istilah Centaur digunakan untuk perusahaan yang memiliki valuasi hingga USD 100 juta atau sekitar Rp 1,40 triliun.

Jika Anda perhatikan, di Indonesia sudah banyak sekali starup yang telah mencapai level ini. Tentunya jika perusahaan ini bisa bertahan dengan valuasi hingga USD 100 juta, maka investor kelas besar pun akan tertarik untuk berinvestasi. Karena semakin banyak modal yang ada di perusahaan, kemungkinan untuk menambah nilai valuasi semakin besar dan juga perusahaan akan semakin memiliki modal lebih untuk ekspansi.

Baca Juga: 5 Kelebihan Multitasking Bagi Seorang Freelancer

Level Unicorn

Unicorn dimana perusahaan memiliki nilai valuasi hingga US$ 1 miliar atau sekitar Rp 14,1 triliun. Beberapa perusahaan startup di Indonesia seperti Traveloka, Bukalapak, dan Tokopedia berhasil mencapai tahap ini.

Bahkan beberapa nilai valuasi perusahaan Unicorn ini perlahan akan naik ke tahap selanjutnya dimana bisa kita lihat ketiganya sudah memiliki bisnis yang operasionalnya telah berjalan dengan sangat baik dan telah mencapai pasar yang luas.

Yuk Mulai Cari Pendapatan Tambahan dengan Freelance di Panggilin!

Level Decacorn

Level kelima setelah startup berhasil mencapai level unicorn maka akan masuk valuasinya ke dalam level decacorn. Level Decacorn merupakan level bagi perusahaan yang memiliki nilai valuasi USD 10 miliar atau setara dengan Rp 140 triliun.

Tentu tidak diragukan lagi jika perusahaan di tahap ini sudah sangat stabil dan telah memiliki market capital yang sanga luas. Bahkan Gojek sebagai startup asal Indonesia yang yang telah mencapai level ini. Selain itu, jika perusahaan rintisan sudah mencapai level ini, akan semakin sulit mencari investor.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik dibalik Hari Ayah Sedunia

Hal ini tentunya karena investor harus memiliki kapasitas pendanaan yang besar yang lebih besar lagi untuk mendanai perusahaan di level ini.

Level Valuasi Startup Terakhir: Hectacorn

Ini adalah level valuasi startup tertinggi dengan nilai valuasi USD 100 miliar atau sekitar Rp 1.400 triliun. Tentu saja, perusahaan ini adalah perusahaan tingkat dunia seperti Microsoft dan Apple.

Author

Write A Comment