Panggilin – Jika ada alasan yang baik untuk resign dari pekerjaan Anda, maka ada beberapa alasan resign kerja yang ternyata harus Anda hindari demi kebaikan diri sendiri.

Memang, tentu setiap orang memiliki alasan untuk meninggalkan pekerjaan mereka. Ada beberapa alasan untuk resign dari pekerjaan Anda dengan cara yang cerdas dan ada pula beberapa alasan yang harusnya Anda coba hindari. Sebelum Anda melakukan keputusan yang gegabah, ada baiknya untuk selalu mempertimbangkan pro dan kontra dari setiap hal yang dipilih.

Baca Juga: Keuntungan dan Kerugian Gig Economy dari Sudut Pandang Owner Bisnis

Untuk membantu, berikut adalah beberapa alasan resign kerja yang baiknya Anda coba hindari dan mungkin harus Anda pertimbangkan kembali, diantaranya adalah:

Alasan Resign Kerja #1: Berselisih Paham dengan Rekan Kerja

Jika Anda mempertimbangkan untuk meninggalkan pekerjaan Anda saat ini karena berselisih dan bahkan berkelahi dengan dengan rekan kerja. Coba Anda pertimbangkan sekali lagi,apakah benar karena itu saja? Jika perselisihan itu tidak menghambat kinerja Anda, maka pilihan tetap bertahan adalah hal yang bisa dijadikan opsi juga.

Namun jika alasan ini yang membuat Anda ingin resign dan pindah pekerjaan, maka alasan seperti ini jika disampaikan dengan terlalu gamblang kepada pihak pewawancara di tempat lain, maka akan membuat penilaian terhadap diri Anda menjadi tidak baik. Akan lebh baik jika alasan ini dibuat dengan bahasa yang lebih sopan dan terselubung ataupun dengan menambahkan alasan rasional bagus lainnya sehingga tidak menjelekkan salah satu pihak.

Yuk Mulai Cari Pendapatan Tambahan dengan Freelance di Panggilin!

Alasan #2: Kritik dari Atasan yang Kasar

Tentu dalam sebuah organisasi, seorang atasan memiliki hak untuk mengkritisi karyawannya jika memang ada kesalahan yang diperbuat ataupun mengenai masalah pekerjaan selama dalam batasan dan disampaikan cara yang baik. Apalagi, jika itu merupakan umpan balik yang sangat baik bagi peningkatan kinerja Anda.

Namun jika ternyata kritik yang Anda terima merupakan hal yang berlebihan apalagi jika dibubuhi dengan komentar kasar dan tidak perlu ini kemudian membuat Anda menjadi menyerah dan ingin pindah dari pekerjaan yang sekarang. Maka, menyebutkan dengan gamblang alasan ini kepada pihak manajemen tanpa dipermanis sebagai alasan Anda untuk mengundurkan diri akan menimbulkan konflik tambahan bahkan sebelum Anda resign.

Baca Juga: Sering Disangka Sama, Ini Dia Perbedaan Content Writer dan Copywriter!

Tidak hanya itu, alasan ini juga tidak dianjurkan untuk diberitahukan saat Anda menerima wawancara dari perusahaan lain, karena hal ini merupakan konflik internal yang akan menjadi boomerang bagi diri Anda sendiri saat diwawancara.

Alasan Resign Kerja #3: Perasaan Bosan

Memang, seringkali kita tentu akan merasa cepat sekali bosan ketika melakukan pekerjaan yang sama setiap harinya dan tidak ada tantangan yang berarti di dalamnya. Jika Anda sudah meminta pekerjaan tambahan dan memberitahukan situasi saat ini yang Anda hadapi kepada atasan Anda, namun tidak memberikan perubahan. Maka alasan ini tetap jangan pernah digunakan sacar gamblang sebagai alasan utama Anda untuk resign kerja, terutama jika Anda Anda sedang diwawancarai oleh perusahaan lain.

Gunakan alasan tersirat dan perhaluslah bahasa Anda mengenai alasan ini saat diwawancara oleh perusahaan lain seperti alasan ingin berkembang lebih jauh ataupun yang lainnya. Pasalnya, dengan membeberkan secara gamblang mengenai “bosan” adalah alasan utama Anda resign akan menimbulkan banyak prasangka buruk yang terkadang berlebihan mengenai kepribadian Anda dari pihak pewawancara di perusahaan lain yang Anda ingin masuki.

Yuk Mulai Cari Pendapatan Tambahan dengan Freelance di Panggilin!

Author

Write A Comment